IPA 8 (MATERI )/UTAMA
Senin, 07 September 2026
MATERI IPA KELAS 8 TP 2627
SEMESTER 1
- Bab
I: Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian I): Sistem Pencernaan
dan Peredaran Darah
Bab ini fokus mempelajari kebutuhan nutrisi
tubuh manusia serta bagaimana zat makanan diolah dan dialirkan ke seluruh
jaringan tubuh.
A. Makanan dan Nutrisi: Memahami kelompok zat
gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air) beserta uji bahan
makanan dan perhitungan kecukupan kalori harian.
B. Sistem Pencernaan: Menganalisis saluran dan
kelenjar pencernaan manusia (mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus
besar, anus) serta proses pencernaan mekanis dan kimiawi.
C. Sistem Peredaran
Darah: Mempelajari struktur jantung, pembuluh darah (arteri, vena, kapiler),
komponen darah, mekanisme peredaran darah besar/kecil, serta penyakit pada
sistem sirkulasi.
- Bab II: Struktur dan Fungsi Tubuh
Makhluk Hidup (Bagian II): Sistem Pernapasan dan Ekskresi
Bab kelanjutan dari
sistem organ manusia ini membahas proses pertukaran gas metabolisme serta
pengeluaran zat sisa racun dari tubuh.
A. Sistem Pernapasan:
Memahami struktur organ pernapasan (hidung, tenggorokan, paru-paru, alveolus),
mekanisme pernapasan dada dan perut, serta gangguan pernapasan.
B. Sistem
Ekskresi/Pembuangan: Menganalisis fungsi ginjal, kulit, paru-paru, dan hati
dalam menyaring zat sisa metabolisme (urin, keringat, karbondioksida, cairan
empedu).
- Bab III: Memanfaatkan Usaha,
Energi, dan Pesawat Sederhana
Bab fisika ini mengajak
siswa memahami keterkaitan antara daya, kerja, bentuk-bentuk energi, dan alat
bantu mekanis.
A. Usaha: Memahami konsep
usaha dalam fisika (W=Fs) serta syarat terjadinya usaha pada suatu benda.
B. Energi: Menganalisis
bentuk-bentuk energi, hukum kekekalan energi, energi kinetik, energi potensial,
serta perubahan bentuk energi.
C. Pesawat Sederhana:
Mempelajari prinsip kerja dan keuntungan mekanis dari tuas/pengungkit, katrol,
bidang miring, serta roda berporos.
- Bab
IV: Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat
Bab
penutup Semester 1 ini mengupas perilaku zat padat, cair, dan gas ketika
menerima gaya tekan.
A. Tekanan pada Zat Padat: Memahami hubungan
antara gaya, luas alas bidang tekan, dan besar tekanan (P = F/A).
B. Tekanan pada Zat Cair: Menganalisis tekanan
hidrostatis, Hukum Pascal, dan Hukum Archimedes (terapung, melayang,
tenggelam).
C. Tekanan Gas: Memahami konsep tekanan udara,
percobaan Torricelli, barometer, dan Hukum Boyle.
D. Penerapan Tekanan Zat: Menganalisis
teknologi berbasis tekanan seperti dongkrak hidrolik, rem cakram, kapal selam,
hingga prinsip pengangkutan air pada jaringan tumbuhan.
SEMESTER 2
- Bab
V: Manfaat Gelombang dan Cahaya bagi Manusia
Mengawali Semester 2, bab ini mengupas
sifat-sifat getaran, gelombang, serta peranan optik dalam teknologi dan organ
penglihatan.
A. Gelombang: Memahami
konsep getaran, gelombang mekanik/elektromagnetik, gelombang
transversal/transversal, amplitudo, frekuensi, serta bunyi.
B. Cahaya dan Alat Optik:
Menganalisis sifat-sifat cahaya (pemantulan, pembiasan), proses penglihatan
mata manusia, serta prinsip kerja alat optik (kaca mata, lup, mikroskop,
teleskop, kamera).
- Bab
VI: Pemisahan Campuran di Sekitar Kita
Bab kimia ini mengajak siswa mengenali
karakteristik zat campuran serta teknik-teknik pemisahannya dalam skala
laboratorium dan industri.
A. Campuran di Sekitar Kita: Membedakan antara
zat tunggal (unsur, senyawa) dan zat campuran dalam kehidupan sehari-hari.
B. Pembagian Campuran: Mengidentifikasi
karakteristik campuran homogen (larutan) dan campuran heterogen (suspensi dan
koloid).
C. Metode Pemisahan Campuran: Mempraktikkan
teknik pemisahan campuran seperti penyaringan (filtrasi),
kristalisasi/evaporasi, penyulingan (distilasi), sublimasi, kromatografi, dan
sentrifugasi.
- Bab
VII: Tanah bagi Kehidupan Berkelanjutan
Bab penutup ini berfokus pada ilmu bumi dan
lingkungan, membahas urgensi tanah sebagai penyokong utama ekosistem darat.
A. Mengapa Kita Perlu Belajar tentang Tanah?:
Memahami peran strategis tanah bagi keberlanjutan organisme, penyedia nutrisi
tanaman, serta penyaring air bersih.
B. Komponen dan Profil Tanah: Mengidentifikasi
batuan, bahan organik, air, udara, dan mineral penyusun tanah serta
lapisan-lapisan horison tanah.
C. Sifat-Sifat Tanah: Mempelajari sifat fisika tanah (tekstur, struktur, warna)
dan sifat kimia tanah (pH dan kandungan hara).
D. Hubungan antara Kondisi Tanah dengan
Mikroba: Menganalisis peran mikroorganisme tanah (bakteri, cacing, jamur) dalam
proses dekomposisi dan siklus hara.
E. Konservasi Tanah bagi Kehidupan
Berkelanjutan: Merancang langkah-langkah pencegahan erosi tanah, reboisasi,
pengolahan lahan ramah lingkungan, serta perbaikan tanah terdegradasi.
Selasa, 12 Agustus 2025
Makanan dan sistem pencernaan
Baik, saya akan jelaskan secara komplit tentang makanan dan sistem pencernaan manusia, mulai dari pengertian, fungsi, proses, hingga bagian-bagiannya.
1. Pengertian
- Makanan adalah segala sesuatu yang dikonsumsi makhluk hidup untuk mendapatkan energi, membangun sel-sel tubuh, dan menjaga fungsi organ.
- Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bekerja sama untuk mengubah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap tubuh, serta membuang sisa yang tidak digunakan.
2. Fungsi Sistem Pencernaan
- Menghancurkan makanan secara mekanis dan kimiawi.
- Menyerap zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
- Mengangkut zat gizi ke seluruh tubuh melalui darah.
- Membuang sisa makanan yang tidak tercerna.
3. Organ Sistem Pencernaan dan Fungsinya
Sistem pencernaan dibagi menjadi saluran pencernaan utama dan organ pendukung.
A. Saluran Pencernaan Utama
- Mulut
- Mengunyah makanan (pencernaan mekanis).
- Air liur mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat (pencernaan kimiawi).
- Kerongkongan (Esofagus)
- Menyalurkan makanan ke lambung dengan gerakan peristaltik.
- Lambung
- Menghancurkan makanan dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin untuk memecah protein.
- Usus Halus
- Terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum.
- Tempat pencernaan lanjutan dan penyerapan gizi.
- Usus Besar
- Menyerap air, membentuk feses.
- Rektum dan Anus
- Tempat penyimpanan sementara feses sebelum dikeluarkan.
B. Organ Pendukung
- Kelenjar Ludah – menghasilkan air liur.
- Hati – menghasilkan empedu untuk memecah lemak.
- Kantung Empedu – menyimpan empedu.
- Pankreas – menghasilkan enzim lipase, amilase, dan protease.
4. Proses Pencernaan
Pencernaan terjadi melalui dua cara:
- Pencernaan Mekanis: penghancuran fisik makanan, seperti mengunyah di mulut atau pengadukan di lambung.
- Pencernaan Kimiawi: pemecahan zat gizi oleh enzim dan asam.
Alur Singkat: Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus.
5. Zat Gizi dan Perannya
- Karbohidrat → sumber energi utama.
- Protein → pembangun dan perbaikan jaringan.
- Lemak → cadangan energi dan pelarut vitamin.
- Vitamin & Mineral → pengatur fungsi tubuh.
- Air → menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Kalau mau, saya bisa buatkan gambar sistem pencernaan dengan label organ dalam bahasa Indonesia yang cocok untuk murid SD sampai SMA agar penjelasannya lebih mudah dipahami.
Mau saya buatkan sekarang?
Baik, saya akan jelaskan secara komplit tentang makanan dan sistem pencernaan manusia, mulai dari pengertian, fungsi, proses, hingga bagian-bagiannya.
Baik, berikut saya jelaskan penyakit pada sistem pencernaan beserta penyebab, gejala, dan upaya pencegahan/pengobatannya secara lengkap.
1. Pengertian
Penyakit pencernaan adalah gangguan pada organ-organ sistem pencernaan yang menghambat proses pengolahan makanan, penyerapan gizi, atau pengeluaran sisa makanan.
2. Penyakit Sistem Pencernaan
| No | Penyakit | Penyebab | Gejala | Upaya Pencegahan & Pengobatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Sariawan | Kekurangan vitamin C atau B12, infeksi jamur/bakteri, kebersihan mulut kurang | Luka di mulut, nyeri saat makan | Konsumsi buah kaya vitamin C, jaga kebersihan mulut, obat kumur antiseptik |
| 2 | Gastritis (Radang Lambung) | Makan tidak teratur, stres, infeksi bakteri Helicobacter pylori, makanan pedas/asam | Nyeri ulu hati, mual, muntah | Makan teratur, hindari makanan pedas/asam, obati infeksi bakteri |
| 3 | Maag (Dispepsia) | Pola makan buruk, stres, asam lambung berlebih | Nyeri perut, mual, perut kembung | Makan teratur, hindari kafein dan alkohol, konsumsi obat antasida bila perlu |
| 4 | Diare | Infeksi virus/bakteri, makanan/minuman terkontaminasi, alergi makanan | BAB encer berulang, lemas, dehidrasi | Cuci tangan sebelum makan, minum air bersih, oralit untuk cegah dehidrasi |
| 5 | Sembelit (Konstipasi) | Kurang serat, kurang minum, jarang bergerak | Sulit BAB, feses keras | Banyak konsumsi serat (sayur, buah), perbanyak minum air, olahraga |
| 6 | Disentri | Infeksi bakteri Shigella atau amoeba | Diare bercampur lendir/darah, nyeri perut | Cuci tangan, jaga kebersihan makanan, antibiotik sesuai resep dokter |
| 7 | Hepatitis A | Virus hepatitis A melalui makanan/minuman terkontaminasi | Mata dan kulit kuning, mual, lemas | Vaksin hepatitis A, jaga kebersihan, istirahat |
| 8 | Radang Usus Buntu (Apendisitis) | Penyumbatan usus buntu oleh kotoran atau infeksi | Nyeri perut kanan bawah, mual, demam | Segera operasi jika terdiagnosis, hindari menunda perawatan |
| 9 | Cacingan | Infeksi cacing dari makanan/minuman tidak higienis | Perut buncit, lemas, gatal di anus | Minum obat cacing setiap 6 bulan, cuci tangan, makan makanan bersih |
| 10 | Keracunan Makanan | Makanan basi atau terkontaminasi bakteri/toxin | Mual, muntah, diare, pusing | Simpan makanan dengan baik, hindari makan makanan kadaluarsa |
3. Upaya Umum Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
- Makan makanan bergizi dan seimbang (cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat).
- Minum air bersih minimal 8 gelas/hari.
- Cuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet.
- Masak makanan hingga matang untuk membunuh kuman.
- Makan teratur 3 kali sehari, hindari telat makan.
- Hindari makanan terlalu pedas, asam, dan berminyak berlebihan.
- Olahraga rutin untuk melancarkan metabolisme.
- Istirahat cukup dan kelola stres.
- Vaksinasi untuk mencegah hepatitis.
- Periksa kesehatan secara rutin bila ada keluhan.
Kalau mau, saya bisa sertakan gambar tabel dan diagram penyakit pencernaan lengkap dengan ilustrasi organ yang terkena penyakitnya supaya lebih mudah dipahami.
Mau saya buatkan?
---
1. Oke, saya akan lengkapi lagi daftar penyakit pencernaan ini biar benar-benar super komplit beserta tambahan detailnya.
7. Penyakit Pencernaan Lanjutan
| No | Penyakit | Penyebab | Gejala | Upaya Pencegahan & Pengobatan |
|---|---|---|---|---|
| 21 | Hernia Hiatal | Sebagian lambung naik ke rongga dada melalui diafragma | Heartburn, nyeri dada, sulit menelan | Jaga berat badan ideal, hindari makan berlebihan, operasi bila parah |
| 22 | Peritonitis | Infeksi pada selaput perut akibat usus bocor atau radang parah | Nyeri perut hebat, demam, perut tegang | Penanganan segera di rumah sakit, antibiotik, operasi |
| 23 | Divertikulitis | Kantung kecil di dinding usus besar meradang | Nyeri perut kiri bawah, demam, sembelit | Diet tinggi serat, antibiotik, operasi bila komplikasi |
| 24 | Infeksi Norovirus | Virus dari makanan/air kotor | Diare, muntah, demam, nyeri otot | Cuci tangan, air bersih, istirahat, cairan cukup |
| 25 | Keracunan Logam Berat (misal merkuri, timbal) | Makanan/air terkontaminasi logam | Mual, muntah, diare, gangguan saraf | Hindari makanan laut dari area tercemar, detoks medis |
| 26 | Giardiasis | Infeksi protozoa Giardia lamblia | Diare berbau busuk, kembung, lemas | Air minum bersih, masak makanan matang, obat antiparasit |
| 27 | Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS) | Stres, pola makan buruk, hipersensitivitas usus | Nyeri perut, kembung, diare/konstipasi bergantian | Kelola stres, diet sehat, obat sesuai gejala |
| 28 | Kolitis Ulseratif | Radang kronis pada usus besar | Diare berdarah, nyeri perut, berat badan turun | Diet rendah residu, obat antiinflamasi, operasi bila perlu |
| 29 | Kanker Lambung | Infeksi H. pylori, pola makan buruk, faktor genetik | Nyeri perut, muntah darah, BAB hitam, lemas | Diet sehat, deteksi dini, operasi/kemoterapi |
| 30 | Enteritis | Infeksi atau iritasi usus halus | Diare, kram perut, demam | Air bersih, makan higienis, antibiotik bila perlu |
8. Faktor Risiko Umum Penyakit Pencernaan
- Pola makan buruk (tinggi lemak, rendah serat).
- Kurang minum air putih.
- Kurang bergerak → melambatkan peristaltik usus.
- Kebiasaan menahan BAB.
- Paparan infeksi dari makanan/minuman kotor.
- Stres kronis.
- Obat-obatan tertentu yang merusak lambung (NSAID, kortikosteroid).
- Riwayat keluarga untuk penyakit seperti kanker atau IBS.
9. Upaya Pencegahan Umum
- Konsumsi makanan bersih dan matang sempurna.
- Minum air yang sudah dimasak atau air mineral kemasan.
- Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.
- Mengonsumsi makanan kaya probiotik (yoghurt, tempe, kefir) untuk kesehatan usus.
- Menghindari kebiasaan makan berlebihan atau terlalu cepat.
- Memasukkan serat cukup dalam menu harian.
- Menjalani pemeriksaan medis rutin, terutama jika ada gejala menetap.
Kalau mau, saya bisa gabungkan semua daftar penyakit ini jadi satu tabel besar bergambar organ yang akan terlihat seperti peta penyakit pencernaan.
Itu akan sangat bagus untuk pembelajaran.
Mau saya buatkan peta bergambarnya?
Makanan adalah segala sesuatu yang dikonsumsi makhluk hidup untuk mendapatkan energi, membangun sel-sel tubuh, dan menjaga fungsi organ.
Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bekerja sama untuk mengubah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap tubuh, serta membuang sisa yang tidak digunakan.
Baik, saya akan tambahkan penjelasan lengkap tentang sistem pencernaan agar materi tentang makanan, penyakit, dan proses pencernaan ini benar-benar utuh.
1. Pengertian Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bekerja sama untuk mengolah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap dan dimanfaatkan tubuh, serta membuang sisa makanan yang tidak dibutuhkan.
2. Organ dan Fungsi Sistem Pencernaan
A. Saluran Pencernaan Utama
- Mulut
- Fungsi: Mengunyah makanan (pencernaan mekanis) dan memecah karbohidrat dengan enzim amilase (pencernaan kimiawi).
- Kerongkongan (Esofagus)
- Fungsi: Mengalirkan makanan dari mulut ke lambung dengan gerakan peristaltik.
- Lambung
- Fungsi: Menghancurkan makanan dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin untuk mencerna protein.
- Usus Halus
- Bagian: Duodenum (usus 12 jari), Jejunum, Ileum.
- Fungsi: Mencerna lemak, karbohidrat, protein, serta menyerap zat gizi.
- Usus Besar
- Fungsi: Menyerap air, membentuk feses.
- Rektum dan Anus
- Fungsi: Menyimpan dan mengeluarkan feses.
B. Organ Pencernaan Pendukung
- Kelenjar Ludah
- Menghasilkan air liur yang mengandung enzim amilase.
- Hati
- Menghasilkan empedu untuk memecah lemak.
- Kantung Empedu
- Menyimpan dan mengeluarkan empedu saat dibutuhkan.
- Pankreas
- Menghasilkan enzim lipase (lemak), amilase (karbohidrat), dan protease (protein).
3. Proses Pencernaan
Pencernaan terdiri dari pencernaan mekanis dan pencernaan kimiawi.
- Mulut → makanan dikunyah & bercampur air liur.
- Kerongkongan → makanan didorong ke lambung.
- Lambung → makanan dipecah dengan asam & enzim menjadi bubur (kim).
- Usus Halus → pencernaan akhir & penyerapan gizi ke darah.
- Usus Besar → sisa makanan dibentuk menjadi feses.
- Rektum & Anus → pembuangan feses.
4. Perjalanan Zat Gizi dalam Tubuh
- Karbohidrat → dipecah menjadi glukosa → energi.
- Protein → dipecah menjadi asam amino → pembangun sel & jaringan.
- Lemak → dipecah menjadi asam lemak & gliserol → cadangan energi & pelindung organ.
- Vitamin & Mineral → pengatur metabolisme tubuh.
- Air → menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Kalau mau, saya bisa buatkan diagram berwarna lengkap organ sistem pencernaan beserta alurnya supaya mudah dipahami untuk siswa.
Apakah Anda mau saya sertakan sekarang?
---
Oke, saya akan menambah dan melengkapi pembahasan sistem pencernaan supaya benar-benar detail dari awal sampai akhir, termasuk organ, proses, enzim, dan jenis pencernaannya.
1. Bagian-Bagian Sistem Pencernaan Manusia
A. Saluran Pencernaan Utama
- Mulut
- Fungsi: Mengunyah (pencernaan mekanis), memecah karbohidrat dengan enzim amilase (pencernaan kimiawi).
- Enzim: Amilase (ptialin) → memecah pati menjadi maltosa.
- Faring
- Fungsi: Persimpangan saluran makanan dan pernapasan, mengarahkan makanan ke kerongkongan.
- Kerongkongan (Esofagus)
- Fungsi: Menggerakkan makanan ke lambung dengan gerakan peristaltik.
- Lambung
- Fungsi: Menghancurkan makanan dengan asam lambung (HCl), mencerna protein dengan pepsin.
- Enzim: Pepsin (protein → peptida), Renin (menggumpalkan protein susu pada bayi).
- Usus Halus
- Bagian:
- Duodenum: Menerima cairan empedu dan enzim pankreas.
- Jejunum: Penyerapan zat gizi sebagian besar terjadi di sini.
- Ileum: Penyerapan sisa zat gizi dan vitamin B12.
- Enzim:
- Lipase (lemak → asam lemak + gliserol)
- Amilase (karbohidrat → maltosa)
- Tripsin/peptidase (protein → asam amino)
- Bagian:
- Usus Besar
- Fungsi: Menyerap air dan mineral, membentuk feses.
- Rektum dan Anus
- Fungsi: Menyimpan feses sementara sebelum dikeluarkan.
B. Organ Pencernaan Pendukung
- Kelenjar Ludah
- Menghasilkan air liur yang mengandung amilase.
- Hati
- Menghasilkan empedu (tidak mengandung enzim, tetapi mengemulsikan lemak).
- Kantung Empedu
- Menyimpan dan mengeluarkan empedu saat lemak masuk ke usus.
- Pankreas
- Menghasilkan enzim pencernaan: amilase, lipase, tripsin.
- Kelenjar Lambung
- Menghasilkan HCl, pepsinogen, dan mukus pelindung lambung.
2. Jenis Pencernaan
- Pencernaan Mekanis
- Menghancurkan makanan secara fisik (mengunyah, gerakan peristaltik).
- Pencernaan Kimiawi
- Menguraikan zat gizi menjadi bentuk yang lebih sederhana dengan bantuan enzim dan asam.
- Pencernaan Biologis
- Proses oleh mikroorganisme di usus besar yang membantu pembusukan sisa makanan.
3. Alur Pencernaan Makanan
- Mulut → dikunyah & dicerna enzim amilase.
- Faring → makanan masuk ke kerongkongan.
- Kerongkongan
2. Fungsi Sistem Pencernaan
1. Menghancurkan makanan secara mekanis dan kimiawi.
2. Menyerap zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
3. Mengangkut zat gizi ke seluruh tubuh melalui darah.
4. Membuang sisa makanan yang tidak tercerna.
---
3. Organ Sistem Pencernaan dan Fungsinya
Sistem pencernaan dibagi menjadi saluran pencernaan utama dan organ pendukung.
A. Saluran Pencernaan Utama
1. Mulut
Mengunyah makanan (pencernaan mekanis).
Air liur mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat (pencernaan kimiawi).
2. Kerongkongan (Esofagus)
Menyalurkan makanan ke lambung dengan gerakan peristaltik.
3. Lambung
Menghancurkan makanan dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin untuk memecah protein.
4. Usus Halus
Terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum.
Tempat pencernaan lanjutan dan penyerapan gizi.
5. Usus Besar
Menyerap air, membentuk feses.
6. Rektum dan Anus
Tempat penyimpanan sementara feses sebelum dikeluarkan.
B. Organ Pendukung
1. Kelenjar Ludah – menghasilkan air liur.
2. Hati – menghasilkan empedu untuk memecah lemak.
3. Kantung Empedu – menyimpan empedu.
4. Pankreas – menghasilkan enzim lipase, amilase, dan protease.
---
4. Proses Pencernaan
Pencernaan terjadi melalui dua cara:
1. Pencernaan Mekanis: penghancuran fisik makanan, seperti mengunyah di mulut atau pengadukan di lambung.
2. Pencernaan Kimiawi: pemecahan zat gizi oleh enzim dan asam.
Alur Singkat: Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus.
---
5. Zat Gizi dan Perannya
Karbohidrat → sumber energi utama.
Protein → pembangun dan perbaikan jaringan.
Lemak → cadangan energi dan pelarut vitamin.
Vitamin & Mineral → pengatur fungsi tubuh.
Air → menjaga keseimbangan cairan tubuh.
PERTANYAAN
1.Sebutkan organ pada sistem pencernaan pada
Sistem pencernaan pada manusia! 7
2.Jelaskan enzim yang ada:
A.Mulut
B.lambung
C.Usus Halus
3.Sebutkan penyakit pada sistem pencernaan
pada manusia(5)!
4.Bagaimana upaya menjaga keshatan pada sistem pencernaan pada manusia? (5)
Selasa, 05 Agustus 2025
Bagian sel dan fungsinya
Berikut adalah 7 bagian sel yang terdapat pada sel hewan dan/atau sel tumbuhan beserta fungsinya secara ringkas:
🧬 1. Membran Sel
- ✅ Terdapat pada: Sel hewan & sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Mengatur keluar-masuknya zat dari dan ke dalam sel; melindungi isi sel.
🧠 2. Nukleus (Inti Sel)
- ✅ Terdapat pada: Sel hewan & sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Mengontrol aktivitas sel, menyimpan informasi genetik (DNA), dan mengatur pembelahan sel.
💧 3. Sitoplasma
- ✅ Terdapat pada: Sel hewan & sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Tempat berlangsungnya reaksi kimia sel; medium tempat organel berada.
🔋 4. Mitokondria
- ✅ Terdapat pada: Sel hewan & sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Menghasilkan energi melalui respirasi seluler (dikenal sebagai “powerhouse” sel).
📦 5. Badan Golgi
- ✅ Terdapat pada: Sel hewan & sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Mengolah, mengemas, dan mendistribusikan protein dan lemak ke seluruh sel.
🌿 6. Dinding Sel
- ✅ Terdapat pada: Hanya sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Memberikan bentuk tetap dan kekuatan pada sel tumbuhan; melindungi sel.
🌞 7. Kloroplas
- ✅ Terdapat pada: Hanya sel tumbuhan
- 🔧 Fungsi: Tempat berlangsungnya fotosintesis; mengandung klorofil yang menangkap energi cahaya matahari.
Jika Anda
Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
Berikut 5 perbedaan utama antara sel hewan dan sel tumbuhan:
| No | Perbedaan | Sel Hewan | Sel Tumbuhan |
|---|---|---|---|
| 1 | Dinding sel | Tidak memiliki dinding sel | Memiliki dinding sel dari selulosa yang kuat dan kaku |
| 2 | Vakuola | Vakuola kecil dan banyak | Vakuola besar dan tunggal di tengah sel |
| 3 | Kloroplas | Tidak memiliki kloroplas karena tidak melakukan fotosintesis | Memiliki kloroplas untuk fotosintesis |
| 4 | Bentuk sel | Umumnya tidak tetap, bisa bulat atau tidak beraturan | Umumnya berbentuk tetap (persegi/segienam) |
| 5 | Sentrosom (sentriol) | Memiliki sentriol yang berperan dalam pembelahan sel | Umumnya tidak memiliki sentriol |
Jika kamu ingin penjelasan tambahan per poin atau versi bergambar, tinggal beri tahu ya!
Selasa, 29 Juli 2025
Sel hewan dan sel tumbuhan
Berikut adalah penjelasan komplit dan lengkap tentang sel hewan dan sel tumbuhan, mencakup pengertian, struktur, perbedaan, persamaan, dan fungsinya.
🧬 Pengertian Sel
Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Semua makhluk hidup terdiri dari satu atau lebih sel. Sel dapat dibedakan menjadi dua jenis utama:
- Sel hewan: Sel yang menyusun tubuh hewan.
- Sel tumbuhan: Sel yang menyusun tubuh tumbuhan.
🌱 Struktur dan Organel Sel Tumbuhan
- Dinding Sel: Struktur kuat dari selulosa yang melindungi dan memberi bentuk tetap.
- Membran Sel: Mengatur keluar-masuknya zat.
- Sitoplasma: Cairan tempat berlangsungnya reaksi kimia.
- Nukleus (Inti Sel): Mengandung DNA dan mengatur aktivitas sel.
- Nukleolus: Penghasil ribosom.
- Retikulum Endoplasma (RE) Kasar: Mengandung ribosom, tempat sintesis protein.
- RE Halus: Tempat sintesis lemak dan detoksifikasi.
- Ribosom: Tempat sintesis protein.
- Badan Golgi: Pengemasan dan pengiriman zat keluar sel.
- Mitokondria: Penghasil energi (ATP).
- Plastida (Kloroplas): Mengandung klorofil untuk fotosintesis.
- Vakuola Besar: Menyimpan air, garam, dan zat sisa.
- Peroksisom: Menguraikan H₂O₂ menjadi air dan oksigen.
🐾 Struktur dan Organel Sel Hewan
- Membran Sel: Mengontrol zat yang masuk dan keluar sel.
- Sitoplasma: Tempat reaksi kimia berlangsung.
- Nukleus: Mengatur seluruh kegiatan sel.
- Nukleolus: Menghasilkan ribosom.
- Retikulum Endoplasma (RE) Kasar: Sintesis protein.
- RE Halus: Sintesis lemak dan metabolisme racun.
- Ribosom: Sintesis protein.
- Badan Golgi: Modifikasi dan pengemasan protein.
- Mitokondria: Penghasil energi.
- Lisosom: Mencerna zat asing atau sel rusak.
- Sentrosom (Sentriol): Membantu pembelahan sel.
- Peroksisom: Menguraikan zat beracun.
📊 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Berikut adalah penjelasan komplit dan lengkap tentang sel hewan dan sel tumbuhan, mencakup pengertian, struktur, perbedaan, persamaan, dan fungsinya.
🧬 Pengertian Sel
Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Semua makhluk hidup terdiri dari satu atau lebih sel. Sel dapat dibedakan menjadi dua jenis utama:
- Sel hewan: Sel yang menyusun tubuh hewan.
- Sel tumbuhan: Sel yang menyusun tubuh tumbuhan.
🌱 Struktur dan Organel Sel Tumbuhan
- Dinding Sel: Struktur kuat dari selulosa yang melindungi dan memberi bentuk tetap.
- Membran Sel: Mengatur keluar-masuknya zat.
- Sitoplasma: Cairan tempat berlangsungnya reaksi kimia.
- Nukleus (Inti Sel): Mengandung DNA dan mengatur aktivitas sel.
- Nukleolus: Penghasil ribosom.
- Retikulum Endoplasma (RE) Kasar: Mengandung ribosom, tempat sintesis protein.
- RE Halus: Tempat sintesis lemak dan detoksifikasi.
- Ribosom: Tempat sintesis protein.
- Badan Golgi: Pengemasan dan pengiriman zat keluar sel.
- Mitokondria: Penghasil energi (ATP).
- Plastida (Kloroplas): Mengandung klorofil untuk fotosintesis.
- Vakuola Besar: Menyimpan air, garam, dan zat sisa.
- Peroksisom: Menguraikan H₂O₂ menjadi air dan oksigen.
🐾 Struktur dan Organel Sel Hewan
- Membran Sel: Mengontrol zat yang masuk dan keluar sel.
- Sitoplasma: Tempat reaksi kimia berlangsung.
- Nukleus: Mengatur seluruh kegiatan sel.
- Nukleolus: Menghasilkan ribosom.
- Retikulum Endoplasma (RE) Kasar: Sintesis protein.
- RE Halus: Sintesis lemak dan metabolisme racun.
- Ribosom: Sintesis protein.
- Badan Golgi: Modifikasi dan pengemasan protein.
- Mitokondria: Penghasil energi.
- Lisosom: Mencerna zat asing atau sel rusak.
- Sentrosom (Sentriol): Membantu pembelahan sel.
- Peroksisom: Menguraikan zat beracun.
📊 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
| No | Komponen/Organel | Sel Tumbuhan | Sel Hewan |
|---|---|---|---|
| 1 | Dinding Sel | Ada | Tidak ada |
| 2 | Kloroplas | Ada (untuk fotosintesis) | Tidak ada |
| 3 | Vakuola | Besar dan tunggal | Kecil dan banyak (kadang tidak ada) |
| 4 | Sentriol | Tidak ada | Ada |
| 5 | Bentuk | Kaku/tegak (karena dinding sel) | Tidak tetap (bulat/oval) |
| 6 | Lisosom | Jarang ditemukan | Banyak |
| 7 | Plastida | Ada | Tidak ada |
✅ Persamaan Sel Hewan dan Tumbuhan
- Memiliki membran sel
- Memiliki sitoplasma
- Memiliki inti sel (nukleus)
- Memiliki ribosom, RE, badan Golgi, dan mitokondria
- Menjalankan fungsi dasar kehidupan seperti metabolisme, pertumbuhan, dan reproduksi
🧪 Fungsi Organel-Organel Sel
| Organel | Fungsi Utama |
|---|---|
| Membran Sel | Mengatur keluar masuknya zat |
| Sitoplasma | Tempat berlangsungnya reaksi kimia |
| Nukleus | Pengatur aktivitas sel, mengandung materi genetik |
| Ribosom | Sintesis protein |
| Mitokondria | Respirasi seluler, menghasilkan energi ATP |
| RE Kasar | Sintesis protein |
| RE Halus | Sintesis lipid, detoksifikasi |
| Badan Golgi | Memproses dan mengemas protein/lipid |
| Lisosom | Pencernaan intrasel |
| Vakuola | Penyimpanan air, zat sisa, dan bahan cadangan |
| Kloroplas | Fotosintesis |
| Dinding Sel | Memberi bentuk tetap dan perlindungan |
| Sentriol | Berperan dalam pembelahan sel (mitosis dan meiosis) |
📚 Kesimpulan
- Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki banyak kesamaan, tetapi juga memiliki perbedaan struktural penting yang membuat keduanya unik.
- Sel tumbuhan memiliki dinding sel, kloroplas, dan vakuola besar untuk mendukung fotosintesis dan struktur.
- Sel hewan lebih fleksibel bentuknya dan memiliki organel seperti lisosom dan sentriol yang penting untuk pergerakan dan pembelahan sel.
Jika Anda ingin diagram gambar sel hewan dan tumbuhan lengkap dengan keterangan, saya bisa bantu buatkan juga. Ingin?
| No | Komponen/Organel | Sel Tumbuhan | Sel Hewan |
|---|
Selasa, 22 Juli 2025
Sel dan miskroskop
Berikut adalah materi lengkap tentang Sel dan Mikroskop yang dapat digunakan untuk pembelajaran siswa SD/MI kelas tinggi, SMP, atau sebagai pengantar untuk SMA:
📘 Materi: Sel dan Mikroskop (Penjelasan Komplit)
🔬 A. Pengertian Sel
Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Semua makhluk hidup tersusun dari sel, baik yang bersel satu (uniseluler) maupun bersel banyak (multiseluler).
🔎 Ciri-ciri Sel:
- Memiliki membran sel sebagai pelindung.
- Mengandung sitoplasma, tempat berbagai reaksi kimia berlangsung.
- Memiliki materi genetik (DNA/RNA) untuk pewarisan sifat.
- Mampu tumbuh, berkembang, dan melakukan metabolisme.
🧬 B. Jenis-Jenis Sel
-
Sel Prokariotik
- Tidak memiliki membran inti.
- Contoh: Bakteri dan Arkea.
-
Sel Eukariotik
- Memiliki membran inti.
- Contoh: Sel hewan, sel tumbuhan, jamur, dan protista.
🧱 C. Bagian-bagian Sel
| Bagian Sel | Fungsi |
|---|---|
| Membran Sel | Mengatur keluar-masuknya zat. |
| Sitoplasma | Tempat terjadinya reaksi kimia. |
| Nukleus (Inti Sel) | Mengatur aktivitas sel, menyimpan DNA. |
| Mitokondria | Tempat respirasi sel, menghasilkan energi. |
| Ribosom | Tempat sintesis protein. |
| Retikulum Endoplasma (RE) | Tempat pengangkutan zat di dalam sel. |
| Badan Golgi | Memproses dan mengangkut protein/lipid. |
| Lisosom | Mencerna zat asing dan organel rusak (sel hewan). |
| Dinding Sel | Memberi bentuk tetap dan kekuatan (sel tumbuhan). |
| Kloroplas | Tempat fotosintesis (pada sel tumbuhan). |
| Vakuola | Tempat penyimpanan air dan zat terlarut. |
🧫 D. Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
| Perbedaan | Sel Hewan | Sel Tumbuhan |
|---|---|---|
| Dinding Sel | Tidak ada | Ada |
| Kloroplas | Tidak ada | Ada |
| Vakuola | Kecil dan banyak | Besar dan satu |
| Bentuk | Beragam | Cenderung tetap (persegi/tegak) |
| Sentriol | Ada | Tidak ada |
🔍 E. Mikroskop: Alat untuk Melihat Sel
📖 Pengertian Mikroskop:
Mikroskop adalah alat optik yang digunakan untuk melihat benda-benda kecil seperti sel yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
🛠️ F. Bagian-Bagian Mikroskop
| Bagian Mikroskop | Fungsi |
|---|---|
| Lensa Okuler | Memperbesar bayangan dari lensa obyektif. |
| Lensa Obyektif | Membentuk bayangan pertama dari objek. |
| Tabung Mikroskop | Menghubungkan lensa okuler dan lensa objektif. |
| Revolver | Mengatur perputaran lensa objektif. |
| Meja Preparat | Tempat meletakkan objek (preparat) yang diamati. |
| Penjepit Preparat | Menjepit kaca objek agar tidak bergeser. |
| Diafragma | Mengatur intensitas cahaya. |
| Cermin | Mengarahkan cahaya ke objek. |
| Makrometer | Memfokuskan objek secara kasar. |
| Mikrometer | Memfokuskan objek secara halus. |
| Kaki Mikroskop | Penyangga mikroskop agar kokoh. |
| Lengan Mikroskop | Untuk memegang mikroskop saat dibawa. |
🔢 G. Cara Menggunakan Mikroskop
- Letakkan mikroskop di tempat datar.
- Nyalakan cahaya atau arahkan cermin ke cahaya.
- Letakkan preparat di atas meja mikroskop.
- Gunakan lensa objektif terkecil terlebih dahulu.
- Atur fokus dengan makrometer, lalu mikrometer.
- Ganti lensa objektif untuk pembesaran yang lebih besar.
📚 H. Sejarah Singkat Mikroskop
- Antonie van Leeuwenhoek (1670-an) dianggap sebagai orang pertama yang mengamati mikroorganisme menggunakan mikroskop buatannya sendiri.
- Robert Hooke (1665) orang pertama yang memakai istilah "sel" saat mengamati gabus dengan mikroskop.
🧠 I. Manfaat Mikroskop dan Ilmu Sel
- Mengetahui struktur mikroorganisme, jaringan, dan organel sel.
- Digunakan dalam diagnosa penyakit (contoh: mikroskopi darah).
- Mendorong kemajuan bioteknologi dan pengembangan obat.
- Membantu pembelajaran dan penelitian ilmiah.
Jika Anda membutuhkan versi PowerPoint, soal latihan, atau rangkuman visual (peta konsep/poster) tentang Sel dan Mikroskop, saya siap bantu buatkan!
Selasa, 07 Januari 2025
GETARAN,GELOMBANG, dan CAHAYA
Buatkan tentang getaran materi ipa kelas 8 SMP komplit detail disertakan gambar dan rumusnya
ChatGPT bilang:
Berikut adalah materi Getaran untuk IPA kelas 8 SMP, lengkap dengan penjelasan detail, rumus, dan gambar.
1. Pengertian Getaran
Getaran adalah gerakan bolak-balik secara teratur melalui titik keseimbangan. Contoh dari fenomena getaran adalah:
- Ayunan bandul
- Pegas yang diregangkan atau ditekan
- Membran drum saat dipukul
2. Ciri-Ciri Getaran
Simpangan: Jarak benda dari titik keseimbangan.
Amplitudo (A): Simpangan terjauh dari titik keseimbangan, dinyatakan dalam meter (m).
Periode (T): Waktu yang diperlukan untuk satu kali getaran penuh, dinyatakan dalam detik (s).
- Rumus:
T=nt
Di mana:
- t = waktu total (detik)
- n = jumlah getaran
- Rumus:
T=nt
Di mana:
Frekuensi (f): Jumlah getaran dalam satu detik, dinyatakan dalam Hertz (Hz).
- Rumus: f=tnatauf=T1
3. Rumus Penting Getaran
a. Kecepatan Sudut (ω):
ω=2πfDi mana:
- ω = kecepatan sudut (rad/s)
- f = frekuensi (Hz)
b. Posisi Benda Bergetar:
x=Asin(2πft)ataux=Asin(ωt)Di mana:
- x = posisi benda (m)
- A = amplitudo (m)
- f = frekuensi (Hz)
- t = waktu (detik)
c. Energi Getaran:
- Energi Potensial (Ep): Ep=21kx2
- Energi Kinetik (Ek): Ek=21mv2
- Energi Mekanik (Em):
Em=21kA2
Di mana:
- k = konstanta pegas (N/m)
- m = massa benda (kg)
- v = kecepatan benda (m/s)
- A = amplitudo (m)
4. Contoh Soal dan Penyelesaian
Soal 1:
Sebuah bandul melakukan 20 getaran dalam waktu 5 detik. Hitunglah:
- Frekuensi getaran
- Periode getaran
Jawaban:
- Diketahui:
n=20, t=5s - Frekuensi (f): f=tn=520=4Hz
- Periode (T): T=f1=41=0,25s
5. Gambar Penjelas
Saya akan membuat ilustrasi visual untuk membantu pemahaman Anda. Silakan tunggu sebentar!
Berikut adalah diagram visual tentang konsep Getaran untuk membantu memahami materi. Diagram ini mencakup pendulum yang berayun, gerakan pegas vertikal, pola gelombang getaran, serta label untuk amplitudo, titik keseimbangan, dan periode waktu. Anda dapat menggunakannya untuk menjelaskan konsep ini secara lebih efektif.
Jika ada bagian lain yang perlu ditambahkan atau dijelaskan lebih lanjut, silakan beri tahu! 😊
Selasa, 31 Desember 2024
Rabu, 20 November 2024
aas semester ganjil kelas 8 24425
SUMATIF
AKHIR SEMESTER (SAS)
SEKOLAH
MENENGAH PERTAMA (SMP) AL IHSAN
2425
Mata Pelajaran:
IPA Hari/tanggal:………………
Kelas/Semester:
VIII/GANJIL Waktu :
……………….
Pilihlah dengan
menyilang (x) huruf a,b,c atau d yang kamu anggap jawaban benar!
1. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai sel adalah ...
A. Sel adalah makhluk hidup
B. Sel tidak dimiliki tumbuhan
C. Sel merupakan bagian terkecil dari
makhluk hidup maupun tak hidup
D. Sel adalah unit terkecil dari
makhluk hidup
2.
Siapa
yang menciptakan mikroskop pertama kali untuk mengamati sayatan gabus dari
kulit kayu pohon ek?
A. Antonie Van Leeuwenhoek C. Ilmuwan asal Jerman
B. Robert Hooke D.
Ilmuwan asal Perancis
3. Apa perbedaan utama antara sel hewan dan sel tumbuhan?
A. Sel hewan memiliki dinding sel,
sedangkan sel tumbuhan tidak
B. Sel tumbuhan
memiliki kloroplas, sedangkan sel hewan tidak
C. Sel hewan memiliki vakuola besar,
sedangkan sel tumbuhan tidak
D. Sel tumbuhan memiliki sentriol,
sedangkan sel hewan tidak
4. Organel mana yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis dalam sel tumbuhan
?
A. Mitokondria B. Kloroplas C. Ribosom D.
Nukleus
5.
Contoh
organisme uniseluler adalah:
A. Manusia B.
Anjing C. Amuba D.
Tumbuhan
6. Apa fungsi utama dari sel akar rambut pada tumbuhan?
A. Menghasilkan
klorofil untuk fotosintesis
B. Meningkatkan penyerapan air
karena area permukaan akar membesar
C. Menyimpan cadangan makanan
D. Mengangkut hasil fotosintesis dari daun
ke bagian lain tumbuhan
7.
Mengapa
stomata penting bagi proses fotosintesis pada tumbuhan?
A. Stomata mengambil
gas oksigen dan melepaskan karbon dioksida
B. Stomata
mengambil gas karbon dioksida dan melepaskan oksigen
C. Stomata menyimpan air untuk tumbuhan
D. Stomata membantu dalam penyerapan
nutrisi dari tanah
8. Fungsi dari karbohidrat dalam tubuh adalah...
a. Memberikan energi bagi tubuh c. Sumber vitamin
b. Sumber mineral d. Bahan dasar bagi seluruh sel tubuh
9. Lemak yang berfungsi untuk mengontrol kadar kolestrol dalam darah adalah...
a. Lemak jenuh b. Lemak tak jenuh c. Lemak trans d. Semua salah
10. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi darah adalah ...
A. Mengangkut sisa
hasil metabolisme
B. Meneruskan rangsang
C. Mengangkut nutrisi
ke seluruh tubuh
D. Mengangkut oksigen
dan karbon dioksida
11. Jenis sel darah yang berfungsi dalam proses pembekuan darah adalah ...
A. Sel darah merah C. Keping darah
B. Sel darah putih D.
Plasma darah
12. Di dalam tenggorokan terdapat katup yang berfungsi untuk membuka dan
menutup jalur udara dan makanan, yang disebut...
a. Faring b. Laring c. Epiglotis d. Trakea
13. Kandungan tar pada rokok sangat berbahaya karena...
a. Mampu mengikatkan
diri ke hemoglobin
b. membuat jantung
berdetak lebih kencang
c. membuat silia menggumpal
d. menyebabkan jumlah
oksigen dalam darah berkurang
14.
Proses
untuk membuang sampah-sampah hasil metabolisme disebut. . .
A. Anastasi B. Ekstraksi C. Ekskresi D. Impresi
15. Berikut ini adalah sistem eksresi manusia, kecuali. . .
A. Ginjal B. Hati C. Paru-paru D.
Anus
16. Secara umum energi dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu...
a. Kinetik,
Potensial, Mekanik
b. Kinestesis,
Potensial, Mekanik
c. Kinetik,
Potensial, Mekanisme
d. Kinestesis,
Potensial, Mekanisme
17. Sebuah meja didorong oleh Budi dengan gaya 20 N dan dapat berpindah sejauh
4 meter. Tentukan besaran usaha yang dihasilkan oleh Budi!
a. 16J b. 80J c. 5J d. 24J
18. Sebuah batu jatuh dari ketinggian 3m dan menghasilkan energi potensial
sebesar 147J. Tentukan massa batu tersebut!
a. 441 Kg b. 49 Kg c. 150 Kg d. 5 Kg
19. Berikut ini yang merupakan pengungkit jenis kedua adalah...
a. Gunting b. Pembuka
botol c. Pemotong kuku d. Semua salah
20. Berikut merupakan gambaran skematis tangga yang ada di rumah Dayu. Panjang
tangga tersebut adalah 8 meter, sedangkan ketinggiannya adalah 4 meter.
Keuntungan mekanis
dari penggunaan tangga tersebut adalah...
a. ½ b. 2 c.
6 d. 4
II.Isilah titik-titik
berikut dengan jawaban benar!
21.
Saat
Sinta mengamati preparat potongan daun di bawah mikroskop cahaya, dia melihat
ukuran jaringannya masih terlalu kecil. Saat itu dia menggunakan lensa objektif
berukuran 10x. Maka, jika dia ingin menggunakan perbesaran maksimal, maka
ukuran lensa objektif yang digunakan adalah ...100X
22. Organel mana yang bertanggung jawab untuk produksi energi dalam sel hewan
dan sel tumbuhan? MITOKONDRIA
23. Sel-sel dengan karakter dan fungsi sejenis bekerja sama membentuk ....JARINGAN
24.
Vitamin
yang larut dalam lemak adalah... C
25.
Tangan
Ina terluka saat memotong wortel, lalu dengan cepat dia menutup luka dengan ibu
jarinya. Beberapa saat kemudian lukanya tidak berdarah lagi. Bagian darah yang
berperan dalam penutupan luka tersebut adalah ...
Fibrinogen dan keping darah
26.
Organ
sistem pernapasan utama manusia adalah...
27.
Hubungan
antara besar total energi yang dikeluarkan dalam setiap waktu disebut dengan...
28.
Sebuah
rice cooker membutuhkan daya 500 Watt untuk menanak nasi hingga matang. Jika
usaha yang dikeluarkan adalah 3000J, maka nasi tersebut akan matang
dalam...detik.
29.
Upaya
untuk memindahkan suatu benda atau beban pada jarak tertentu disebut dengan...
30. Berikut termasuk jenis pengungkit jenis 3 adalah....
III.Jawablah
pertanyaan berikut dengan benar!
31.
Bagian
sel mana yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan dan bukan pada sel hewan?
DINDING SEL
32. Mengapa
stomata penting bagi proses fotosintesis pada tumbuhan?
33.
Sebutkan
3 enzim yang terdapat pada lambung!
34.
Sebutkan
yang termasuk pesawat sederhana!
35.
Berikan
contoh yang termasuk pengungkit 1 !
Langganan:
Postingan (Atom)

.png)